Rabu, 24 Agustus 2016

Song For The Spirit Of Srivijaya

MEANDER

by Conie Sema

Kecupan sungai masih terasa
Seusai malam memeluk hujan
Kabut putih di ujung dermaga
Angin menyisir pucuk pandan di rawa

Kau berjalan di lembah tanah basah
Cagak rumah membisu di pinggir sungai
Udara lembab dan butir embun
Menggigilkan tubuhmu pagi itu

Pagi begitu dingin saat beranjak pergi
Melewati belokan sungai
Melintasi tikungan arus air
 di sela bebatuan

Pagi begitu dingin, perahu kau kayuh
Menembus pandang kabut tipis
Menghapus lirik masa yang hilang
Musim, meninggalkan kenangan

Ku selalu dan selalu
menunggumu di situ
melambaikan tangan dari jendela
kau balas senyuman 
membekas dalam oh di hati

(lyric song for spirit of srivijaya)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar